Pemadanan NIK pada DTKS dengan NIK pada Ditjen Dukcapil

  • Pemadanan NIK pada DTKS dengan NIK pada Ditjen Dukcapil
  • 02
  • 01
  • 03
  • 04
Rabu, 19 Agustus 2020 – Berdasarkan rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi serta Badan Pemeriksa Keuangan RI (BPK RI) untuk optimalisasi Program Bantuan Sosial, diperlukan utilisasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Penerima Bansos. Hal ini agar penyaluran program Bansos menjadi tepat sasaran dan valid. Mulai dari Tahun 2017, Pusdatin Kesos sudah melakukan pemadanan NIK pada Data Terpadu Kesajahteraan Sosial dengan NIK pada Ditjen Kependudukan dan Catatan Sipil. Hasil pemadanan itu masih terdapat penerima  bantuan sosial dengan NIK penerima Bansos belum padan dengan NIK Dukcapil.
                                                                                                                                                   
Dalam rangka penyempurnaan Data NIK Penerima Bansos yang ada di DTKS, maka tahun ini Pusdatin Kesos berencana melaksanakan Monitoring Kualitas  DTKS di 10 Provinsi yang tersebar pada 128 Kabupaten/Kota dengan sasaran wilayah adalah 31.646 Desa/Kelurahan pada 2.598 Kecamatan bersama PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) sebagai pihak pelaksana. Pekerjaan Monioring Kualitas DTKS ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) bulan mendatang.

Sebagai salah satu rangkaian kegiatan pada tahap persiapan pada tanggal 19 Agustus 2020 telah dilaksanakan Kick Of Meeting antara pihak Pusdatin Kesos dengan PT BKI, Persero dengan agenda pemaparan rencana kerja dan penyamaan persepsi terkait dengan pelaksanaan pekerjaan Monitoring Kualitas Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Tahun 2020. Selanjutnya, akan disusul tahapan pekerjaan lainnya seperti : sosialisasi, bimbingan teknis petugas lapangan, pelaksanaan Monitoring dan pengolahan data.


Penulis :
Admin

Bagikan :