Pendampingan DTKS Percepatan Perbaikan Data di Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat

  • Pendampingan DTKS Percepatan Perbaikan Data di Dinas Sosial Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat
  • 2
  • 3
  • 5
  • 4
Pusdatin Kesos melakukan pendampingan DTKS dalam rangka melakukan percepatan perbaikan data yang dilaksanakan pada tanggal 30 Agustus sampai dengan 1 September 2021 di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah dalam penyelesaian perbaikan data sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait dan membantu pemerintah daerah mencari solusi akan kendala dalam proses perbaikan data. 

Adapun unsur-unsur yang terlibat antara lain Tim Pusdatin Kesos, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Sosial Kab. Bekasi Bapak Kustanto Dwi Purnomo, ST, MM; Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Bekasi Bapak Achmad Syarief, SE, M.Si. Pendamping Daerah dihadiri oleh Bapak Tony Handono, S.Sos selaku Pengelola Kesejahteraan Sosial Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat. Bapak H. Damanhuri, S.Pd, M.Si selaku Kepala Seksi Identifikasi dan Penguatan Kapasitas Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Nurlaelah, SE, MM selaku Kepala Seksi Pendampingan dan Pemberdayaan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Habibie Abdul Wahab selaku Korda Bantuan Sosial Pangan Dinas Sosial Kabupaten Bekasi. Adapun peserta berasal dari Staf Dinas Sosial Kab. Bekasi, Staf Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kab. Bekasi, TKSK seluruh Kecamatan di Kabupaten Bekasi dan para pendamping PKH setempat.

Kegiatan yang dilakukan di Aula Dinas Sosial Kabupaten Bekasi ini dapat disimpulkan bahwa secara umum proses perbaikan data di Kabupaten Bekasi sudah cukup baik. Demikian pula dengan tingkat pemahaman terhadap penggunaan aplikasi SIKS-NG sudah cukup baik. Hanya ada beberapa kendala yang dihadapi diantaranya: (1) Saat ini di Kabupaten Bekasi sedang proses penyaluran BST sehingga fokusnya masih kepada kegiatan tersebut, oleh karena itu proses perbaikan data belum terlalu signifikan; (2) Persentase Perbaikan Data Kabupaten Bekasi per tanggal 30 Agustus 2021 sebesar 49,03%; (3) Data yang belum diperbaiki di Kabupaten Bekasi sejumlah 181.834 data.
Kendala Teknis yang dialami petugas dalam proses perbaikan data antara lain pemahaman petugas berkaitan dengan masalah data ganda, kurang koordinasi antara pendamping PKH dengan petugas lainnya dalam rangka perbaikan data, terdapat banyak data yang tanggal lahirnya sama, terdapat NIK yang sudah dipakai orang lain. Mengingat data yang harus diperbaiki untuk Kabupaten Bekasi cukup banyak dengan wilayah yang cukup luas, oleh karena itu diperlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan perbaikan data. Adapun koordinasi dengan Disdukcapil sebetulnya sudah cukup baik hanya saja saat ini Dukcapil lebih berhati-hati membuka akses pemanfaatan data disebabkan maraknya kebocoran data.

Hasil dari kegiatan ini berdasarkan permasalahan yang terjadi, dilakukan tindak lanjut sebagai berikut: (1) Dalam beberapa hari ini operator puskesos melakukan perbaikan data di desa masing-masing melalui aplikasi SIKS-NG secara online maupun import data melalui excel dibantu oleh operator SIKS-NG Dinsos dan tim Pusdatin; (2) Mengirimkan data dengan struktur NIK valid kepada Disdukcapil untuk di cek dan meminta bantuan untuk mengkonsolidasikannya; (3) Persentase data awal yang harus diperbaiki untuk Kabupaten Bekasi sebesar 52,91% pada tanggal 8 September 2021; (4) Data yang belum diperbaiki berkurang menjadi 167.973.



Penulis :
Admin

Bagikan :